belajar dasar pemprograman bahasa C

Belajar dasar pemprograman bahasa CSebelum membaca dasar" pemprograman bahasa C tentunya kita harus tau dulu apa itu bahasa C , ini penjelasannya guys....
Bahasa C adalah salah satu dari banyak bahasa pemrograman desktop yang cukup populer dan
mempunyai cukup banyak keunggulan. Ada banyak aplikasi-aplikasi yang dirancang dalam bahasa C, atau mungkin paling tidak struktur utama programnya ditulis dalam bahasa C.
 Bahasa C adalah sebuah bahasa dasar tingkat Menengah yang sifatnya kompleks dan membangun logika atau algoritma.
Kenapa dikatakan tingkat menengah, karena C bisa masuk ke tingkat Tinggi maupun rendah. 
Software Development Kit untuk Windows juga dirancang / tulis dalam bahasa C.
Bahasa C berifat portable, yaitu dengan sedikit atau tanpa perubahan, suatu program yang dirancang / tulis dengan bahasa C dapat dijalankan pada komputer lain.





Operator
• Operator merupakan simbol atau
karakter yang biasa dilibatkan
program untuk melakukan sesuatu
operasi atau manipulasi, seperti
penjumlahan,pengurangan dan lainlain.

Operator Assign (=)
Operator (=), akan memberikan nilai ke dalam suatu variable.
a=5
artinya memberikan nilai 5 ke dalam variable a.
Sebelah kiri tanda =dalam pernyataan di atas, dikenal
dengan (left value) dan di sebelah kanan tanda =
dikenal dengan (right value). value harus selalu
berupa variable, sedangkan rvalue dapat berupa variable, nilai,
konstanta, hasil operasi ataupun kombinasinya.

CONTOH
Operator Aritmatika ( +, , *, /, %)
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
Void main ()
{
int a, b, c =0, d= 0;
cout<<“Masukan Nilai A :”;cin>>a;
cout<<“Masukan Nilai B :”;cin>>b;
c=a % b;
d=a * b;
cout<<“Hasil dari C=A%B=“<<c<<endl;
cout<<“Hasil dari D=A*B=“<<d<<endl;
getch();
}

Operator Majemuk ( +=, -=, *=, /=, %=, <<=, >>=, &=, |= )
Dalam C++, operasi aritmatika dapat
disederhanakan penulisannya dengan format
penulisan operator majemuk. Misalnya :
a += 5 sama artinya dengan menuliskan a = a+5
a*= 5 sama artinya dengan menuliskan a = a*5
a /=5 sama artinya dengan menuliskan a = a/5
a %= 5 sama artinya dengan menuliskan a = a % 5

example
Ex:#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
void main ()
{
int a,b,c,d;
cout<<"Masukan Nilai A :";cin>>a;
cout<<"Masukan Nilai B :";cin>>b;
cout<<"Masukan Nilai C :";cin>>c;
cout<<"Masukan Nilai D :";cin>>d;
a*= 5; //a=a+5
b /=5; //b=b/5
c %= 5; //c=c%5
d += 5; //d=d+5
cout<<"Hasil dari a*= 5 ="<<a<<endl;
cout<<"Hasil dari b /=5 ="<<b<<endl;
cout<<"Hasil dari c %=5 ="<<c<<endl;
cout<<"Hasil dari d+=5 ="<<d<<endl;
getch();
}

Operator Penaikan dan Penurunan
(++ dan-)
Operator Keterangan
++ Penambahan
-- Pengurangan
A=A+1 atau A=A-1 ; dapat disederhanakan menjadi :
A+=1 atau A-=1; masih dapat disederhanakan menjadi A++ atau A- -
Notasi ++ atau –- dapat diletakkan didepan atau dibelakang variabel

Operator Relasional (==,
! =, >, <, >=, <=)
• Yang dihasilkan dari operator ini bukan berupa
sebuah nilai, namun berupa bilangan bool yaitu
benar atau salah.
== Sama dengan
!= Tidak sama dengan
> Lebih besar dari
< Kurang dari
>= Lebih besar dari atau sama dengan
<= Kurang dari atau sama dengan

Contoh :
• (7==5) hasilnya adalah false
• (5>4) hasilnya adalah true
• (5<5) hasilnya adalah false

#include <conio.h>
#include <iostream.h>
void main()
{
float a,b,c,d,e,f,x,y;
cout<<"masukkan nilai X=";
cin>>x;
cout<<"masukkan nilai Y=";
cin>>y;
a= x==y;
b= x!=y;
c= x>y;
d= x<y;
e= x>=y;
f= x<=y;
cout<<endl;
cout<<" hasil dari"<<x<<"=="<<y<<"="<<a<<endl;
cout<<" hasil dari"<<x<<"!="<<y<<"="<<b<<endl;
cout<<" hasil dari"<<x<<">"<<y<<"="<<c<<endl;
cout<<" hasil dari"<<x<<"<"<<y<<"="<<d<<endl;
cout<<" hasil dari"<<x<<">="<<y<<"="<<e<<endl;
cout<<" hasil dari"<<x<<"<="<<y<<"="<<f<<endl;
getch();
}

Operator Logika OR
• Digunakan untuk menghubungkan 2 atau
lebih ekspresi relasi.
• Akan dianggap BENAR apabila salah satu
ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai
benar.
• Dan akan dianggap SALAH bila semua
ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai
SALAH

Ex:
Ekspresi relasi-1 A+4<10
Ekspresi relasi-2 B>A+5
Ekspresi relasi-3 C-3>4
Penggabungan ketiga ekspresi relasi diatas menjadi :
A+4<10 || B>A+5 ||C-3 >4
Jika nilai A=3;B=3;C=7 maka ketiga ekspresi tersebut mempunyai nilai :
• Ekspresi relasi-1 A+4<10 3+4<10 BENAR
• Ekspresi relasi-2 B>A+5 3>3+5 BENAR
• Ekspresi Relasi-3 C-3>4 7-3>4 SALAH
Dari ekspresi diatas, salah satu ekspresi tersebut mempunyai nilai BENAR
sehingga ekspresi tersebut tetap bernilai BENAR.
A+4<10 || B>A+5 || C-3>4 BENAR=1

Ex:
//Penggunaan Operasi logika OR
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
float a,b,c,d,e,f,g,h;
cout<<"Masukkan nilai A=";cin>>a;
cout<<"Masukkan nilai B=";cin>>b;
cout<<"Masukkan nilai C=";cin>>c;
d=a+4<10;
e=b>a+5;
f=c-3>4;
g=d||e||f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program Ekspresi OR"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari d=a+4<10 adalah="<<d<<endl;
cout<<"Hasil dari e=b>a+5 adalah="<<e<<endl;
cout<<"Hasil dari f=c-3>=4 adalah="<<f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari g=d||e||f adalah="<<g;
cout<<endl;
getch();
}

Operator Logika NOT
• Akan memberikan nilai kebalikan dari
ekspresi yg disebutkan.
• Jika nilai yang disebutkan BENAR
maka akan menghasilkan nilai
SALAH.Begitu juga sebaliknya.

Contoh:
Ekspresi relasi A+4<10
Penggunaan Operator Logika NOT
diatas menjadi !(A+4<10)
Jika nilai A=3 maka ekspresi tersebut
mempunyai nilai:
Ekspresi relasi-
1 A+4<10 3+4<10 BENAR
Dari ekspresi diatas maka jika operator
logika digunakan maka ekspresi
tersebut akan bernilai SALAH.

mungkin itu sedikit tentang dasar" pemprogaman bahasa C , tunggu bacaan-bacaan yang menarik dan bermanfaat disini yaa ...


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "belajar dasar pemprograman bahasa C"